Ah Gelap

BINATANG LIAR

Kenapa kau hitamkan pemikiran cinta
Lalu berkata begitu mudah menjadi manusia berakhlak
Apalagi politikus berbudi luhur
Terpampang ditepi jalan baliho-baliho, spanduk mu

Aku hanya debu menempel dikaki binatang liarmu
Diantara rumput-rumput tinggi ilalang
Kau sembunyikan telapak wajah mu
Kau pikir mudah menjadi manusia suci
Sedangkan kemunafikan dalam ruang hidup mu

Aku tak mencaci maki genit mu
Tidak juga memberi sumpah serakah atas lakon-lakon busuk mu
Kau berkuasa, hasrat hati mu
Dengan uang kau sajikan janji-janji
Dan ketidak populeran ku
Bukan berdiam diujung belati
Bidadaripun datang tak lagi membawa pesan cinta ku

Akupun melihat pejuang pejuang tersudut
Pejuang berhenti dari perjuangan karna itu ia tahu perjuangannya sia-sia
Apalah arti yang memberi arti
Jika ideologimu adalah uang
Serakah, rakus
Kursi empuk memanaskan pantat mu
Hingga kau lupa dasar perjuangan mu
Kepada negeri atasnama rakyat
Atasnama cinta kau jual belikan

Aku hanya debu
Diantara binatang-binatang liar itu

Nasruddin Oos
Sikabu. 11:11 WIB
11/11/11

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.